Sports

.

Thursday, February 19, 2026

Kebakaran Hebat, SMPN 2 Sungai Penuh, Walikota Turun Langsung ke Lokasi

 

FB News - Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Sungai Penuh pada Kamis pagi,  (19/2/26), sekitar pukul 09.00 WIB. Api pertama kali terlihat dari kantin sekolah yang terbuat dari material kayu. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan merambat ke ruang kelas di lantai dua. Kepanikan sempat terjadi di lingkungan sekitar sekolah, dengan warga bergegas datang untuk memastikan kondisi Sekolah.  


Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sungai Penuh bersama Satpol PP bergerak cepat dengan mengerahkan enam armada. Setelah berjuang keras, api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian. Meski demikian, enam ruang kelas dan kantin hangus terbakar. Jendela, atap, serta sejumlah fasilitas belajar rusak parah. Beruntung, saat kejadian siswa sedang libur awal Ramadan sehingga tidak ada korban jiwa. Hingga kini aparat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.  

Walikota Sungai Penuh langsung turun ke lokasi kebakaran untuk meninjau kondisi sekolah. Kehadiran Walikota di tengah warga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap musibah yang menimpa dunia pendidikan. Ia memberikan arahan agar proses pemulihan segera dilakukan, termasuk langkah darurat untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Pemerintah daerah berjanji akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat guna mempercepat perbaikan fasilitas yang rusak.  


Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana di lingkungan sekolah. Dukungan masyarakat, orang tua, dan pemerintah diharapkan mampu mempercepat pemulihan sehingga semangat belajar siswa SMPN 2 Sungai Penuh tetap terjaga.  (NN)











Wednesday, January 14, 2026

Video Guru Dikeroyok Murid di Tanjabtim, Heboh dan Jadi Sorotan Publik

 

FB News - Insiden pengeroyokan guru di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, mendadak menghebohkan publik setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Guru bernama Agus Saputra mengaku sudah dua tahun mengalami perundungan verbal dari sejumlah murid sebelum akhirnya konflik memuncak menjadi bentrokan fisik.  


Menurut Agus, teguran yang ia sampaikan kepada murid berupa kalimat motivasi justru dianggap menyinggung. Ketika murid membalas dengan kata-kata kasar, ia menampar siswa tersebut. Situasi semakin panas saat sekelompok murid menantang sang guru pada jam istirahat, hingga berujung pada pengeroyokan di area sekolah. Agus kemudian melaporkan kasus ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk meminta perlindungan dan tindak lanjut.  

Dari sisi murid, beberapa di antara mereka mengaku tersulut emosi karena merasa teguran sang guru merendahkan. Mereka menilai tindakan Agus yang menampar siswa memicu kemarahan, sehingga terjadi pengeroyokan. Dalam video yang viral, terlihat Agus sempat membawa celurit untuk membubarkan murid yang mengepungnya. Hal ini menimbulkan perdebatan: sebagian masyarakat menilai guru kehilangan kendali, sementara pihak lain menekankan bahwa murid sudah melampaui batas.  


Pihak sekolah menyatakan akan melakukan investigasi internal dan menyerahkan kasus ini ke Dinas Pendidikan. Pemerintah daerah menegaskan bahwa insiden ini tidak boleh dibiarkan, baik tindakan murid maupun reaksi guru harus ditangani sesuai aturan. “Guru harus dilindungi, tapi murid juga berhak mendapat pembinaan. Kami akan menindaklanjuti dengan langkah hukum dan pendidikan,” ujar pejabat Dinas Pendidikan Jambi.  

Masyarakat luas mengecam keras kejadian tersebut. Sebagian menilai insiden ini sebagai alarm bahaya bagi dunia pendidikan, di mana otoritas guru semakin rapuh dan murid menjadikan kekerasan sebagai bahasa perlawanan. Namun ada juga suara yang mengingatkan bahwa guru perlu menjaga cara berkomunikasi agar tidak menyinggung perasaan murid.  


Kasus ini bukan sekadar persoalan individu, melainkan cermin krisis komunikasi dan etika di sekolah. Publik berharap penanganan dilakukan secara adil dan menyeluruh, sehingga guru tetap dihormati, murid mendapat pembinaan yang mendidik, dan ruang belajar kembali menjadi tempat yang aman serta penuh penghormatan.  (NN)





Sunday, January 4, 2026

Aksi Spektakuler Pengurus Wilayah LSM Talago Batuah Provinsi Bengkulu: Pengawasan Perkebunan Disatukan dengan Hunting Bersama Perbakin

 

 

FB News - Bengkulu – Pengurus Wilayah LSM Talago Batuah Provinsi Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan keamanan masyarakat. Dalam kegiatan rutin kali ini, mereka melakukan pengawasan wilayah perkebunan sekaligus menggelar hunting bersama Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin). Hunting difokuskan pada pembasmian hama babi yang selama ini meresahkan petani dan merusak tanaman perkebunan.  


Tim LSM Talago Batuah meninjau sejumlah titik perkebunan untuk memastikan tata kelola lahan berjalan sesuai aturan, tidak menimbulkan konflik, serta berpihak pada kepentingan masyarakat. Pengawasan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dengan pihak perusahaan agar tercipta suasana kondusif dan berkelanjutan.  

Ketua Wilayah LSM Talago Batuah Provinsi Bengkulu, M. Asyur, SE, menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga keberlanjutan perkebunan sekaligus membantu petani menghadapi ancaman hama. “Kegiatan pengawasan perkebunan ini adalah komitmen kami untuk memastikan tata kelola lahan berjalan sesuai aturan dan berpihak pada masyarakat. Dengan hunting bersama Perbakin dan dukungan perusahaan, kami membantu petani membasmi hama babi sekaligus menanamkan kedisiplinan, konsentrasi, serta rasa tanggung jawab bagi anggota. Sinergi ini menjadi bukti bahwa LSM, lembaga resmi, dan dunia usaha dapat bekerja bersama demi keamanan dan ketertiban di Bengkulu.”  


Hunting bersama Perbakin tidak hanya menjadi solusi praktis bagi petani, tetapi juga membangun solidaritas antarorganisasi. Perwakilan Perbakin Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sipil dan pihak perusahaan.  


Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan gabungan ini karena dinilai mampu memperkuat koordinasi antara organisasi masyarakat sipil, lembaga resmi, dan dunia usaha. Sinergi tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif dalam menjaga keamanan wilayah perkebunan sekaligus mempererat hubungan sosial di Bengkulu.  (NN)






Saturday, December 27, 2025

Sertifikasi Mediator Jadi Jalan Karier bidang Hukum Bagi Non-Sarjana, bisa Resmi Bergelar C.Med

 

FB News - Jakarta, Desember 2025 – Profesi hukum selama ini identik dengan gelar sarjana hukum (S.H.). Namun, menjelang berlakunya KUHAP baru pada 2 Januari 2026, jalur karier hukum terbuka semakin luas. Kini, siapa pun, bahkan yang bukan sarjana hukum atau tanpa ijazah S1 formal  asal memiliki Ijazah SLTA/Sederajat atau paket C, bisa berkarier di bidang hukum melalui jalur sertifikasi mediator.  


KUHAP baru menekankan pentingnya keadilan restoratif. Dalam mekanisme ini, mediator bersertifikat berperan sebagai fasilitator perdamaian. Hasil mediasi wajib dituangkan dalam akta perdamaian yang memiliki kekuatan eksekutorial setara putusan pengadilan. Dengan posisi tersebut, mediator bersertifikat diakui setara hakim dalam ruang mediasi, meski tidak memiliki gelar akademik hukum.  

Lulusan sertifikasi mediator berhak menyandang gelar Certified Mediator (C.Med). Gelar ini menjadi identitas resmi yang diakui Mahkamah Agung dan lembaga mediasi. C.Med menegaskan kompetensi seseorang sebagai mediator profesional, terlepas dari latar belakang pendidikan. Dengan gelar ini, mediator dapat berpraktik di pengadilan maupun di luar pengadilan, menangani sengketa bisnis, keluarga, komunitas, hingga pidana berbasis keadilan restoratif.  


Sertifikasi mediator membuka pintu karier hukum bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Mereka bisa berpraktik di pengadilan sebagai mediator resmi bergelar C.Med, membangun karier di lembaga mediasi, kantor hukum, perusahaan, atau organisasi masyarakat, serta mengembangkan spesialisasi di bidang mediasi bisnis, keluarga, komunitas, hingga pidana. Artinya, tanpa ijazah sarjana hukum sekalipun, seseorang tetap bisa berkarier di bidang hukum dengan jalur sertifikasi mediator.  


Kesepakatan damai yang dibuat tanpa mediator bersertifikat tidak diakui pengadilan. Akibatnya, perdamaian dianggap tidak sah dan perkara tetap berjalan.  


Normand Edwin Elnizar, praktisi hukum, menegaskan:  

“Sertifikasi mediator adalah jalur legal yang sah untuk berkarier di bidang hukum, bahkan bagi mereka yang bukan sarjana hukum. Dengan gelar C.Med, mediator memiliki pengakuan resmi dan kekuatan eksekutorial.”  


Dengan sertifikasi resmi dan gelar C.Med, peluang karier terbuka lebar, mulai dari pengadilan hingga dunia bisnis. Di era KUHAP baru yang menekankan keadilan restoratif, mediator bersertifikat akan menjadi profesi vital, setara hakim dalam ruang mediasi, dan memiliki gelar profesi yang diakui.  (AAH)









Thursday, December 11, 2025

Pemerintah Kecamatan Pondok Tinggi Gelar Sosialisasi Stunting untuk Bunda PAUD

 

FB News - Sungai Penuh, Kamis (11/12/2025) – Pemerintah Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, hari ini menggelar sosialisasi pencegahan stunting yang diikuti oleh seluruh Bunda PAUD desa dan kelurahan se-Kecamatan Pondok Tinggi. Acara berlangsung di aula kecamatan dengan dihadiri Camat Pondok Tinggi, Romi Putra Samy, beserta seluruh jajaran perangkat desa dan lurah.  


Dalam sambutannya, Camat Romi Putra Samy menegaskan bahwa peran Bunda PAUD sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola asuh dan gizi anak.  

> “Stunting adalah ancaman serius bagi masa depan generasi kita. Melalui Bunda PAUD, kita bisa memastikan orang tua mendapat pemahaman yang benar tentang gizi dan tumbuh kembang anak,” ujar Romi Putra Samy.  


Kegiatan ini juga menekankan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, dan lembaga pendidikan anak usia dini. Diskusi interaktif turut digelar, memberi ruang bagi Bunda PAUD untuk berbagi pengalaman dan tantangan di lapangan.  

Pemerintah Kecamatan Pondok Tinggi berkomitmen melanjutkan program pencegahan stunting secara berkelanjutan melalui pendampingan, edukasi, dan monitoring. Dengan dukungan penuh dari seluruh lurah dan perangkat desa, diharapkan angka stunting di wilayah Pondok Tinggi dapat ditekan secara signifikan.  (Ade P)








Tuesday, December 9, 2025

Walikota Sungai Penuh Resmikan Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Aur Duri Pondok Tinggi

 

FB News - Sungai Penuh – Walikota Sungai Penuh Alfin bersama Wakil Walikota, jajaran Forkopimda, serta pihak TNI dari Kodim Kerinci secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gerai, Gudang, dan Kantor Koperasi Merah Putih di Desa Aur Duri, Kecamatan Pondok Tinggi. Prosesi ini berlangsung khidmat dan menjadi tanda dimulainya pembangunan fasilitas koperasi yang akan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.  


Dalam sambutannya, Walikota Alfin menegaskan koperasi Merah Putih bukan hanya wadah usaha, tetapi simbol kebersamaan dan semangat nasionalisme. “Koperasi adalah pilar ekonomi rakyat. Dengan adanya gerai, gudang, dan kantor ini, masyarakat akan lebih mudah berusaha dan memperkuat kemandirian ekonomi,” ujarnya.  

Kepala Desa Aur Duri, Hendri Fetria Naldi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan TNI. “Kami masyarakat Aur Duri menyambut baik pembangunan ini. Kehadiran koperasi akan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan membuka peluang usaha bagi warga,” tegasnya.  


Dukungan dari pihak TNI Kodim Kerinci juga menegaskan komitmen aparat negara dalam mengawal pembangunan ekonomi kerakyatan. “Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan koperasi ini,” ungkap perwakilan Kodim Kerinci.  


Masyarakat Desa Aur Duri menyambut antusias pembangunan ini dengan harapan koperasi dapat menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, wadah usaha kecil, dan administrasi yang transparan. Peletakan batu pertama ini menandai langkah tegas menuju kemandirian ekonomi dan kebersamaan masyarakat Sungai Penuh. (Ade P)









Thursday, November 20, 2025

Pengadilan Tinggi Jambi Cetak Rekor Layanan Kilat: 76 Advokat Disumpah, Berita Acara Terbit hanya kurang dari 2 Jam!

 


FB News
- Jambi, 20 November — Pengadilan Tinggi Jambi kembali mencatatkan sejarah. Sebanyak 76 advokat resmi disumpah dalam prosesi sakral penuh khidmat. Namun, sorotan utama bukan hanya pada jumlah advokat yang dilantik, melainkan pada layanan super kilat yang ditorehkan: Berita Acara Sumpah langsung terbit hanya dalam waktu kurang dari 2 jam setelah prosesi berlangsung.


Biasanya, di banyak pengadilan tinggi lain, penerbitan Berita Acara Sumpah membutuhkan waktu berhari-hari. Proses administrasi yang panjang sering kali menjadi kendala bagi advokat baru yang ingin segera melanjutkan langkah profesionalnya. Namun, Pengadilan Tinggi Jambi berhasil mematahkan kebiasaan lama dengan menghadirkan layanan yang cepat, efisien, dan berintegritas.

Apresiasi pun datang dari para advokat yang merasakan langsung manfaatnya. Halida Zia menyampaikan:  

"Pelayanan ini sangat membantu kami dalam memperoleh Berita Acara Sumpah serta legalisirnya. Kami yang tinggal jauh dari lokasi pelantikan merasa sangat terbantu dengan inovasi cepat seperti ini."  


Sementara itu, Yan Salam, advokat asal Kabupaten Kerinci, menambahkan:  

"Inovasi layanan cepat ini sangat memudahkan kami. Proses administrasi menjadi jelas, ringkas, dan tidak memakan waktu lama. Kami sangat mengapresiasi."  


Dengan capaian ini, Pengadilan Tinggi Jambi tidak hanya melantik advokat, tetapi juga menegaskan diri sebagai pelopor layanan prima yang melampaui standar umum, sekaligus menjadi teladan nasional dalam menghadirkan pelayanan peradilan modern. (ZKP)







Wednesday, November 19, 2025

Peradi Jambi Sukses Gelar Prosesi Pengangkatan Advokat Baru 2025

 


FB News - Jambi – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jambi sukses melaksanakan prosesi pengangkatan advokat baru tahun 2025. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi dunia hukum di Jambi, sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam mencetak generasi advokat yang berintegritas.  


Prosesi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Zul Armain Azis, SH., MH. Kehadiran beliau memberikan legitimasi sekaligus dorongan moral bagi para advokat baru yang resmi diangkat. Dalam sambutannya, Zul Armain Azis menekankan bahwa profesi advokat adalah profesi mulia yang menuntut keberanian, integritas, dan komitmen penuh terhadap penegakan hukum.  

“Advokat harus berdiri tegak membela hak masyarakat, menjaga marwah hukum, dan menjadi garda terdepan dalam menegakkan keadilan,” ujar Zul Armain Azis.  


Acara berlangsung tertib dengan nuansa penuh penghormatan terhadap nilai-nilai profesi. Para advokat baru mengucapkan sumpah profesi di hadapan pengurus Peradi dan tamu undangan. Kehadiran DPN Peradi menegaskan dukungan pusat terhadap penguatan organisasi di daerah.  


Dengan bertambahnya advokat baru, Peradi Jambi berharap akses masyarakat terhadap bantuan hukum semakin terbuka. Regenerasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan hukum, sekaligus memperkuat posisi advokat sebagai mitra strategis dalam pembangunan hukum nasional.  (Red)



Wednesday, November 12, 2025

Pengadilan Tinggi Jambi Gelar Verifikasi Berkas Calon Advokat Jelang Sumpah 20 November 2025


FB News
- Jambi – Kepaniteraan Hukum Pengadilan Tinggi Jambi melaksanakan verifikasi berkas calon advokat pada Rabu (12/11/2025) sebagai tahapan wajib sebelum prosesi sumpah advokat yang dijadwalkan Kamis, 20 November 2025.  


Sebanyak 74 calon advokat dari naungan PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Proses verifikasi dipimpin oleh Panitera Muda Hukum PT Jambi, Risa Fitriyani, S.H., bersama tim dari Kepaniteraan Hukum.  

Verifikasi bertujuan memastikan kelengkapan administrasi dan keabsahan dokumen, sehingga calon advokat yang akan diambil sumpah benar-benar memenuhi syarat formil dan materil sesuai ketentuan hukum. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, meski masih ditemukan beberapa kekurangan administratif yang segera diminta untuk dilengkapi.  


Di tengah rangkaian verifikasi, muncul kabar duka: salah satu peserta atas nama Indy Zhafira, S.H., M.H. berasal dari Tebo meninggal dunia karena sakit, sehingga tidak dapat melanjutkan prosesi sumpah advokat.  

Ketua PERADI Jambi, Dr. Muhammad Syahlan Samosir, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa:  

 “Kami keluarga besar PERADI Jambi turut berduka cita atas meninggalnya saudari Indy Zhafira. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.”  


Seluruh calon peserta yang hadir dalam verifikasi juga menyampaikan rasa duka dan kehilangan atas berpulangnya rekan mereka.  


Dengan selesainya verifikasi berkas, seluruh calon advokat yang memenuhi syarat akan mengikuti prosesi sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Jambi pada Kamis, 20 November 2025. Agenda ini menjadi momentum penting bagi lahirnya advokat baru yang diharapkan menjaga profesionalitas dan integritas dalam penegakan hukum di Provinsi Jambi.  (Red)






Monday, November 10, 2025

Video : Baju Robek dan Lusuh Jadi Tren Fashion Mewah, Harga Tembus Belasan Juta

 

FB News -  10 November 2025 — Dunia fashion kembali membuat publik geleng kepala. Setelah Balenciaga sukses menjual habis jaket “Destroyed” seharga belasan juta rupiah, kini muncul tren yang lebih absurd: baju robek, lusuh, bahkan yang biasa ditemukan di tong sampah atau sudah jadi lap lantai dijadikan inspirasi koleksi pakaian kelas atas.  


Pakaian yang jelas-jelas tidak layak pakai — penuh sobekan, kusut, dan noda permanen — kini dipajang di butik mewah dengan label “street authenticity.” Ironisnya, busana yang sehari-hari hanya pantas jadi kain pel lantai dijual dengan harga fantastis. Kaos lusuh dengan noda misterius dilepas Rp5 juta, celana robek tiga bagian Rp8 juta, dan jaket belel edisi terbatas mencapai Rp15 juta.  


Fenomena ini langsung viral di media sosial. Selebriti dan influencer kaya raya berpose dengan gaya “lusuh chic,” lengkap dengan pakaian robek yang sengaja dibuat tampak tidak layak pakai. Mereka menulis caption seperti “This is freedom. This is authenticity.” Publik pun terbelah: ada yang menyebutnya seni avant-garde, ada pula yang menilai ini sekadar parodi kemiskinan yang dijual mahal.  


Tren ini menegaskan absurditas fashion kontemporer. Dunia mode kerap mengambil inspirasi dari penderitaan atau keterbatasan, lalu menjualnya kembali dengan harga selangit. Orang-orang yang benar-benar hidup dengan pakaian lusuh tetap berjuang di jalanan, sementara gaya mereka dijadikan tren oleh orang kaya yang mencari sensasi. (Red) 







Sunday, November 9, 2025

Hati‑Hati, Marak Penculikan Anak! Balita Bilqis Diculik Saat Bermain di Makassar, Enam Hari Kemudian Ditemukan Selamat di Merangin Jambi

 

FB News - Makassar dan Jambi digemparkan oleh kasus penculikan anak lintas provinsi. Balita bernama Bilqis Ramadhany (4) dilaporkan hilang pada Minggu (2/11/2025) saat bermain di Taman Pakui Sayang, Makassar. Enam hari kemudian, Sabtu (8/11/2025), Bilqis ditemukan selamat di Kabupaten Merangin, Jambi. Penemuan ini memicu kehebohan besar karena korban dibawa ribuan kilometer dari lokasi awal.  


Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi menyebut ada tiga pelaku yang membawa Bilqis hingga ke Jambi. Mereka ditangkap di Merangin setelah aparat menelusuri jejak perjalanan korban. Dari pemeriksaan awal, para pelaku berencana menjual Bilqis dengan harga puluhan juta rupiah. Polisi menegaskan kasus ini murni kejahatan penculikan dengan motif ekonomi.  

Bilqis hilang ketika ayahnya sedang berolahraga tenis di taman. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perempuan membawa korban menjauh. Setelah pencarian intensif, tim gabungan Polda Jambi, Polrestabes Makassar, dan Polres Merangin berhasil menemukan Bilqis di permukiman Suku Anak Dalam, Tabir Selatan, Merangin. Saat ditemukan, ia dalam kondisi sehat namun mengalami trauma setelah enam hari bersama pelaku.  


Kasus ini menimbulkan kehebohan luar biasa. Warga Makassar dan Jambi menyebut peristiwa ini sebagai bukti nyata keberanian sindikat penculikan anak lintas provinsi. Media sosial dipenuhi dukungan untuk keluarga Bilqis dan desakan agar pelaku dijatuhi hukuman berat. Aktivis perlindungan anak menegaskan perlunya sistem peringatan dini dan edukasi masyarakat agar kasus serupa tidak terulang.  

Polisi mengingatkan masyarakat untuk lebih hati‑hati di tengah maraknya kasus penculikan anak. Orang tua diminta lebih ketat mengawasi anak di ruang publik. Anak perlu diajarkan menolak ajakan orang asing, dan warga diminta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Aparat menekankan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya keluarga, tetapi juga masyarakat luas.  


Kasus Bilqis menjadi peringatan keras bahwa penculikan anak adalah ancaman nyata lintas daerah. Penemuan di Merangin menegaskan pentingnya solidaritas warga dan respons cepat aparat agar tidak ada lagi korban berikutnya. (NN)









Tuesday, October 28, 2025

Rakyat Merangin Kecewa: Polemik Dapur MBG Dinilai Sarat Ego Pejabat, Minim Solusi Nyata

 

FB News - MERANGIN, 28 Oktober 2025 — Ketegangan antara Anggota DPD RI Elviana dan Wakil Ketua DPRD Merangin Tri Herman Ependi terkait dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, memantik reaksi keras dari masyarakat. Di tengah riuhnya pernyataan politik dan sindiran terbuka, warga justru merasa terpinggirkan dari isu yang menyangkut langsung kehidupan mereka.


Konflik bermula dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Tri Herman ke dapur MBG, yang disebut menimbulkan asap dan lalu lintas kendaraan pengangkut logistik di kawasan perumahan subsidi . Elviana membalas lewat unggahan media sosial dengan kutipan: “Jika Anda tidak terlalu bersih, tidak usah merepotkan orang lain.” Kalimat itu viral dan memicu perdebatan di ruang publik.

Namun bagi warga sekitar kawasan dapur, polemik ini lebih menyerupai panggung adu kata antar pejabat daripada upaya menyelesaikan persoalan di lapangan.


“Kami ini bukan penonton politik. Kami orang dekat kawasan dapur itu. Kami yang kena asap, kami yang lihat kendaraan-kendaraan keluar masuk tiap hari. Kalau niatnya sosial, kenapa tidak dijelaskan sejak awal? Kalau ada masalah, kenapa saling serang di media?” ujar seorang warga Sungai Ulak.


Program MBG disebut sebagai inisiatif sosial pribadi yang dikelola oleh Yayasan Panji Bangun Negeri, tanpa dana pemerintah. Elviana menyatakan bahwa pembangunan dapur telah sesuai prosedur dan telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Namun warga tetap mempertanyakan transparansi dan dampak lingkungan dari aktivitas dapur tersebut.


Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Merangin sebelumnya telah meminta Pemkab meninjau ulang lokasi dapur MBG, namun hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah. Diamnya Pemkab dinilai memperburuk situasi dan memperbesar ruang konflik antar tokoh.


“Kalau dapur itu untuk anak-anak, bagus. Tapi jangan sampai anak-anak makan, orang sekitar batuk-batuk. Jangan sampai niat baik jadi gaduh karena ego pejabat,” ujar tokoh pemuda Merangin yang tidak mau disebutkan namanya.


Di media sosial dan forum warga, kritik satir bermunculan. Warga menyindir bahwa asap dapur kini menjadi simbol panasnya debat politik, sementara kebutuhan dasar masyarakat justru diabaikan.


“Pejabatnya ribut, pemerintahnya diam, rakyatnya bingung. Ini dapur atau drama?” tulis salah satu komentar yang viral di grup komunitas lokal.


Rakyat Merangin menuntut kejelasan, bukan konflik. Mereka berharap agar pejabat publik mengedepankan transparansi, membuka data, dan menyelesaikan persoalan melalui mekanisme resmi. Jika ada pelanggaran, tempuh jalur hukum. Jika ingin membela diri, lakukan dengan etika dan tanggung jawab. Demokrasi lokal harus berpihak pada rakyat, bukan pada ego antar elite. (NN)









Monday, October 13, 2025

Nomor HP yang Tak Pernah Berganti: Bukti Psikologis, Sosiologis, dan Profesional Bahwa Ia Layak Dipercaya

 

FB News - Dalam dunia profesional dan publik, kepercayaan tidak dibangun dari kata-kata manis, melainkan dari integritas yang bisa diverifikasi. Salah satu indikator paling konkret dan mudah dikenali? Nomor HP yang tidak pernah berganti, dan tetap digunakan untuk berkomunikasi dengan publik secara terbuka dan responsif.


Nomor Lama, Komunikasi Nyata

Seseorang yang mempertahankan satu nomor HP selama 8–10 tahun, lalu tetap melayani publik melalui nomor itu, menunjukkan bahwa dia:

- Tidak menyembunyikan diri  

- Tidak memutus akses sosial  

- Tidak takut dikritik atau dimintai pertanggungjawaban


Nomor itu bukan sekadar alat komunikasi, tapi simbol keterbukaan dan integritas sosial. Ia menjawab pesan, menerima panggilan, dan tetap hadir bahkan saat konflik muncul. Ia tidak pernah berkata “maaf saya sudah ganti nomor” atau “DM saja dulu.” Ia hadir, menjawab, dan bertanggung jawab.

Sebaliknya, orang yang sering gonta-ganti nomor HP adalah orang yang terindikasi bermasalah—secara sosial, profesional, atau psikologis—dan tidak layak dipercaya penuh. Ia membangun jarak, menghindari jejak, dan memutus kontinuitas relasi. Dalam dunia yang menuntut akuntabilitas, pola seperti ini bukan hanya tidak profesional—ia adalah sinyal bahaya.


Di Negara Maju, Integritas Dimulai dari Nomor HP. Sebab di negara-negara maju, di mana pendidikan tinggi, literasi digital, dan kecerdasan sosial menjadi standar umum—nomor HP bukan sekadar alat teknis. Ia adalah indikator awal yang tidak bisa ditawar untuk menilai apakah seseorang:

- Layak dipercaya  

- Siap diajak kerja sama  

- Memiliki integritas sosial yang stabil


Orang yang sulit dihubungi, sering berganti nomor, atau membangun jarak komunikasi dianggap tidak siap secara sosial maupun profesional. Sebaliknya, mereka yang mempertahankan nomor lama dan tetap responsif menunjukkan bahwa mereka siap diverifikasi, siap dimintai pertanggungjawaban, dan siap hadir dalam relasi jangka panjang.


Menurut Psikolog, komunikasi Dr. Jordan Peterson menegaskan:

 “Konsistensi dalam komunikasi adalah fondasi kepercayaan. Jika seseorang mengganti nomor setiap kali ada tekanan, itu bukan tanda kedewasaan—itu tanda penghindaran.”


Dalam psikologi sosial, integritas bukan soal niat baik, tapi soal pola perilaku yang stabil dan dapat diprediksi. Orang yang mempertahankan nomor HP lama dan tetap responsif menunjukkan bahwa ia siap hadir, siap mendengar, dan siap bertanggung jawab.


Menurut Sosiolog Prof. Sherry Turkle dari MIT menyatakan:

 “Nomor yang tetap dan bisa diakses adalah bentuk kehadiran sosial yang nyata. Ia menunjukkan bahwa seseorang tidak membangun jarak palsu dan siap hadir dalam relasi yang bertanggung jawab.”


Dalam konsep continuity of social access, integritas sosial berarti tidak menghilang saat dibutuhkan. Orang yang menjaga nomor HP tetap selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa ia tidak bermasalah secara sosial, tidak punya pola menghindar, dan tidak membangun ilusi eksklusivitas.


Menurut Pengusaha

Dalam dunia bisnis berstandar tinggi, nomor HP adalah indikator awal integritas yang tidak bisa ditawar. Pengusaha besar tidak menilai seseorang dari citra, jabatan, atau presentasi—mereka melihat apakah orang itu bisa dihubungi langsung, lewat nomor yang konsisten.


Bill Gates menyatakan:  

 “Kalau Anda tidak bisa dihubungi, Anda tidak bisa dipercaya. Nomor HP yang tetap adalah bentuk komitmen terhadap keterbukaan.”


Richard Branson menegaskan:  

 “Saya selalu menjaga agar orang bisa menghubungi saya, bahkan lewat nomor pribadi. Kalau Anda ganti nomor tiap konflik, itu bukan profesionalisme.”


Mark Cuban menambahkan:  

 “Kalau saya tidak bisa menghubungi seseorang langsung lewat nomor yang sama, saya tidak akan berbisnis dengannya.”


Nomor HP yang tetap selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa seseorang tidak membangun jarak palsu, tidak bermain citra, dan tidak lari dari tanggung jawab. Ia siap dihubungi, siap diverifikasi, dan siap hadir kapan pun dibutuhkan.


Psikolog, sosiolog, dan pengusaha sepakat: orang yang mempertahankan nomor HP lama, tetap melayani publik, dan mudah dihubungi adalah sosok yang memiliki integritas nyata—bukan hanya citra.


Ia tidak lari, tidak sembunyi, dan tidak membangun jarak palsu. Dan dalam dunia profesional berstandar tinggi, integritas dimulai dari hal paling sederhana: nomor HP yang tetap, bisa diakses, dan siap menjawab.


Bila ia mudah dihubungi dan cepat merespons, maka ia bukan hanya layak dipercaya—ia layak dipertahankan. (Red)



Thursday, October 9, 2025

Video Kakek-Kakek Semakin di Depan: Mbah Tarman Sukses Menikahi Gadis Muda dengan Mahar Cek Palsu Rp3 Miliar

 

FB News - Pacitan, Jawa Timur — Pernikahan antara Mbah Tarman (74) dan Sheila Arika (24) yang sempat viral karena mahar senilai Rp3 miliar kini berubah menjadi kasus dugaan penipuan. Cek yang dijadikan mas kawin ternyata tidak memiliki dana, dan Mbah Tarman dilaporkan kabur membawa sepeda motor milik keluarga pengantin wanita.


Pernikahan yang awalnya disebut sebagai “cinta lintas generasi” kini lebih dikenal sebagai “penipuan lintas usia.” Warga menyebutnya sebagai pernikahan tercepat berubah status: dari viral ke visum.


Mahar Fantastis, Saldo Fantasi


Dalam prosesi ijab kabul yang disiarkan di media sosial, Mbah Tarman menyerahkan seperangkat alat salat dan selembar cek berlogo bank sebagai mahar. Namun, saat keluarga Sheila mencoba mencairkan cek tersebut, pihak bank menyatakan tidak ada dana yang tersedia.


“Ceknya memang ada, dari BCA, tiga miliar rill sebagai mas kawin. Tapi uangnya nggak ada,” ujar salah satu kerabat Sheila.  

Ceknya berlogo bank, tapi isinya lebih mirip janji kampanye: ramai di awal, hilang saat ditagih.


Kabur Bawa Motor, Bukan Mahar


Setelah kebohongan terungkap, Mbah Tarman dilaporkan meninggalkan rumah keluarga Sheila dan membawa sepeda motor milik mempelai wanita. Mobil mewah yang digunakan saat resepsi, seperti Toyota Camry dan Avanza, ternyata hanya mobil sewaan. Sumber menyebutkan bahwa seluruh biaya pesta ditanggung oleh pihak Sheila.


Warga menyebut ini sebagai “resepsi subsidi silang”—yang bayar bukan yang menikah, yang kabur malah bawa kendaraan.


Potensi Jerat Hukum


Jika terbukti bahwa Mbah Tarman sengaja memberikan cek palsu sebagai mahar untuk memperdaya Sheila dan keluarganya, maka ia dapat dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Fakta bahwa ia juga membawa kabur barang milik korban dapat memperkuat unsur pidana.


Publik pun bertanya-tanya: apakah penjara punya fasilitas lansia dan ruang khusus untuk mantan pengantin viral?


Peringatan yang Diabaikan


Kerabat dan tetangga Sheila mengaku telah memberikan peringatan sebelum pernikahan berlangsung.  

“Semuanya sudah mengingatkan, sedulur-sedulur, tetangga-tetangga. Cuma beliaunya tidak menggubris,” kata salah satu kerabat dalam siaran langsung TikTok.


Cinta memang buta, tapi saldo itu transparan. Sayangnya, Sheila lebih percaya pada logo bank daripada logika.


Kesimpulan: Di era digital, kakek-kakek bukan hanya di barisan depan senam lansia, tapi juga di barisan depan penipuan mahar. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi dokumen dan latar belakang sebelum menerima janji manis dalam bentuk cek. Karena cinta sejati itu bukan soal nominal, tapi soal bisa dicairkan atau tidak. (AAH)






Thursday, October 2, 2025

Perampokan Brutal di Talang Bakung, Jambi: IRT Tewas, Mobil Pajero Raib

 

FB News - Jambi, 2 Oktober 2025 — Seorang ibu rumah tangga bernama Nindia Novrin (38) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, RT 22 Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan diduga kuat merupakan aksi perampokan disertai kekerasan.


Korban pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangga, Aslamah (45), yang curiga mendengar suara erangan dari dalam kamar. Pintu kamar terkunci dengan tali gorden, dan saat berhasil dibuka bersama warga dan Ketua RT, korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka parah di tangan, wajah lebam, dan pendarahan di kepala belakang. Korban sempat dilarikan ke RS Siloam Jambi namun dinyatakan meninggal dunia.

Barang-barang yang dilaporkan hilang antara lain:

- Mobil Mitsubishi Pajero Sport putih dengan nomor polisi AD 77 RA

- Dua unit iPhone

- Satu unit ponsel lainnya


Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Tim Inafis dan Unit Reskrim Polresta Jambi tengah memburu pelaku yang diduga masuk ke rumah korban saat dini hari.


Korban diketahui hendak menjual mobil dan sedang tinggal seorang diri. Motif perampokan diduga berkaitan dengan transaksi kendaraan, namun penyelidikan masih berlangsung. (AAH)



Thursday, September 25, 2025

Aktivis Usulkan Penganggaran Pendampingan Pengacara atau Konsultan Hukum dalam Tata Kelola Desa

 


FB News
- Jakarta, September 2025 — Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Tata Kelola Manajemen Pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan bagi Aparatur dan Masyarakat yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), aktivis senior Yan Salam Wahab menyampaikan usulan strategis terkait perlindungan hukum desa dan penguatan peran organisasi masyarakat sipil.


Yan mengusulkan agar penganggaran desa yang besar itu dapat secara sah memasukkan alokasi untuk bantuan hukum, konsultasi hukum, dan pendampingan pengacara atau konsultan hukum, terutama dalam penyusunan peraturan desa dan pelaksanaan pembangunan yang berisiko konflik hukum.


“Setiap peraturan desa dan setiap rencana anggaran pembangunan sebaiknya melalui konsultasi hukum terlebih dahulu. Jangan sampai desa terjebak dalam pelanggaran administratif atau pidana hanya karena tidak paham dasar hukum,” ujar Yan.


Ia menekankan pentingnya kemitraan langsung dengan pengacara atau konsultan hukum dari organisasi advokat yang diakui undang-undang, yaitu Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Menurutnya, desa perlu memiliki akses resmi ke tenaga hukum profesional agar kebijakan yang diambil memiliki legitimasi dan perlindungan hukum yang kuat.


“Kalau desa bisa anggarkan pembangunan fisik, kenapa tidak bisa anggarkan perlindungan hukum? Ini bukan soal kemewahan, tapi soal keberanian hukum dan keadilan bagi warga,” tegasnya.


Yan juga menyoroti peran strategis ormas dan LSM lokal dalam mendampingi desa. Ia mendorong agar organisasi masyarakat sipil yang aktif di tingkat desa—termasuk jaringan paralegal dan kelompok advokasi—diakui dalam sistem pembinaan kelembagaan dan diberi ruang untuk berkontribusi dalam penyusunan kebijakan desa.


“Kalau kita bicara tata kelola ormas daerah, maka organisasi lokal desa harus masuk dalam kerangka itu. Mereka bukan pelengkap, tapi garda terdepan,” tambahnya.


Usulan ini menjadi salah satu catatan penting dalam forum bimtek tersebut dan mendapat tanggapan positif dari peserta. Kemendagri menyatakan akan menindaklanjuti masukan dari berbagai pihak dalam penyusunan kebijakan kelembagaan masyarakat dan tata kelola desa tahun 2026. (NN)








Sunday, September 21, 2025

Kades Sandaran Galeh Amrizal Resmi Pimpin APDESI Sungai Penuh: Komitmen Baru untuk Desa yang Lebih Kuat

 

TB News - Sungai Penuh — Kepala Desa Sandaran Galeh, Amrizal, resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kota Sungai Penuh dalam forum internal antar kepala desa. Pemilihan berlangsung tertib dan demokratis, tanpa melibatkan unsur masyarakat umum, menegaskan bahwa APDESI adalah wadah koordinasi teknis antar pemerintah desa, bukan forum publik.


Amrizal dipilih karena rekam jejaknya yang konsisten dalam memperjuangkan transparansi, perlindungan hukum, dan penguatan kapasitas aparatur desa. Dalam pernyataan pasca-terpilih, ia menegaskan arah kepemimpinannya:

“Kita butuh APDESI yang tegas, bukan simbolik. Desa harus punya posisi tawar yang jelas dalam kebijakan kota. Saya tidak akan kompromi terhadap hal-hal yang melemahkan kemandirian desa.”


Pemilihan ini menjadi titik balik bagi APDESI Sungai Penuh, yang selama ini dinilai kurang solid dalam menyuarakan kepentingan kolektif desa. Di bawah kepemimpinan Amrizal, agenda prioritas yang akan digulirkan meliputi:

- Penegakan standar tata kelola desa yang transparan dan akuntabel  

- Advokasi hukum untuk kepala desa dalam menghadapi tekanan eksternal  

- Harmonisasi program pembangunan antara desa dan pemerintah kota  

- Penguatan kapasitas teknis dan politik perangkat desa  


Tidak ada seremoni pelantikan terbuka atau undangan masyarakat dalam proses ini. Seluruh tahapan bersifat internal dan sesuai mekanisme organisasi. Dengan terpilihnya Amrizal, APDESI Sungai Penuh diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak desa secara legal, terstruktur, dan berani. (Red)







Saturday, September 6, 2025

Video : Dua Anak di Sungai Penuh Terinfeksi Cacing: Warga Koto Baru Minta Pemeriksaan Massal

 


FB News
- Sungai Penuh, 7 September 2025 — Dua anak asal Kecamatan Koto Baru, Kota Sungai Penuh, dilaporkan menderita infeksi cacing yang mengkhawatirkan. Kasus ini memicu kekhawatiran warga akan potensi penyebaran penyakit akibat sanitasi lingkungan yang buruk dan minimnya edukasi kesehatan di wilayah tersebut.


Menurut keterangan warga setempat, kedua anak menunjukkan gejala seperti perut kembung, gatal-gatal di area anus, dan penurunan nafsu makan. Setelah diperiksa di fasilitas kesehatan terdekat, mereka dinyatakan positif terinfeksi cacing, diduga jenis cacing kremi atau cacing gelang.


“Kami khawatir ini bukan kasus tunggal. Banyak anak-anak di sini bermain tanpa alas kaki dan belum terbiasa mencuci tangan dengan sabun,” ujar salah satu tokoh masyarakat Koto Baru.


Pihak Puskesmas Koto Baru belum memberikan pernyataan resmi, namun sejumlah relawan kesehatan mendesak agar dilakukan pemeriksaan massal dan pemberian obat cacing secara menyeluruh, terutama bagi anak-anak usia sekolah.


Kasus ini juga membuka kembali sorotan terhadap kondisi sanitasi di beberapa desa di Kecamatan Koto Baru, yang masih minim akses air bersih dan fasilitas MCK layak. Warga berharap pemerintah kota dan dinas kesehatan segera turun tangan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.


“Jangan tunggu korban bertambah. Anak-anak adalah generasi masa depan, mereka harus dilindungi,” tegas seorang guru SD di wilayah tersebut.


Hingga berita ini diturunkan, kedua anak masih dalam perawatan dan dipantau oleh tenaga medis. Pemerintah daerah diharapkan segera merespons dengan langkah konkret, termasuk edukasi kesehatan, perbaikan sanitasi, dan distribusi obat cacing secara berkala. (NN)











Thursday, September 4, 2025

Kenduri Sko Ujung Pasir: Tradisi Leluhur di Tengah Arus Kemajuan

 

Video Kenduri Sko Ujung Pasir

FB News - Ujung Pasir, Kerinci — Di tengah geliat pembangunan dan modernisasi yang merambah pelosok Kerinci, satu tradisi tetap berdiri tegak: Kenduri Sko. Di Ujung Pasir, ritual adat ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan penanda identitas, pengikat sejarah, dan simbol keberlanjutan nilai-nilai leluhur.


Kenduri Sko, yang berasal dari kata kenduri (pesta) dan sko (pusaka), merupakan upacara adat yang melibatkan penyucian benda pusaka, pengukuhan gelar adat, serta pertunjukan seni tradisional seperti Tari Asyeik. Di Ujung Pasir, pelaksanaannya menjadi momen sakral yang menyatukan warga lintas generasi dalam semangat gotong royong dan penghormatan terhadap warisan budaya.

Namun, yang menarik dari Kenduri Sko tahun ini bukan hanya prosesi adatnya, melainkan bagaimana ia berdialog dengan kemajuan. Di tengah pembangunan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan, dan digitalisasi layanan publik, masyarakat Ujung Pasir tetap menjadikan Kenduri Sko sebagai ruang refleksi: bahwa kemajuan tanpa akar budaya adalah kehilangan arah.


Ujon Pasea: Lagu Cinta yang Menjadi Simbol Emosional Kerinci


Dalam lanskap budaya Kerinci, lagu Ujon Pasea telah menjelma menjadi ikon emosional. Dinyanyikan oleh seniman Monalisa, lagu ini mengangkat tema cinta dengan lirik yang melankolis dan nuansa musik pop tradisional. Ia menyuarakan kerinduan, harapan, dan keindahan alam Kerinci sebagai latar perasaan yang dalam.


Meski tidak dinyanyikan dalam prosesi Kenduri Sko, Ujon Pasea tetap hidup di hati masyarakat. Lagu ini menjadi representasi suara rakyat Kerinci—suara yang menyentuh, mengingatkan, dan menguatkan identitas budaya di tengah arus globalisasi.


Menjaga Warisan, Menyambut Masa Depan


Kenduri Sko dan Ujon Pasea adalah dua wajah dari satu semangat: menjaga warisan sambil menyambut masa depan. Di Ujung Pasir, keduanya menjadi bukti bahwa kemajuan tidak harus menghapus tradisi. Justru, tradisi yang hidup dan relevan adalah fondasi kemajuan yang berakar. (NN)





Sunday, August 31, 2025

Negara dalam Keadaan Genting: Kawan Bisa Menjadi Lawan, Api Berkobar di Mana-Mana, Demonstran Kembali Akan Turun ke Jalan

 

Video Kantor DPRD Kota Makassae di Bakar

FB News - Jakarta, 31 Agustus 2025 — Indonesia tengah menghadapi gelombang demonstrasi nasional yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sejak 25 Agustus, aksi massa telah meluas ke lebih dari dua puluh kota, dipicu oleh kemarahan publik terhadap usulan tunjangan rumah anggota DPR di tengah tekanan ekonomi. Situasi semakin memanas setelah insiden tragis yang menewaskan Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, akibat dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi di depan DPR.


Di Jakarta, bentrokan pecah di kompleks DPR/MPR Senayan. Massa menjebol gerbang utama, membakar ban, dan melemparkan petasan ke arah aparat. Polisi membalas dengan gas air mata. Halte TransJakarta rusak, pembatas jalan hancur, dan sejumlah pohon tumbang. Di Tanjung Priok, rumah anggota DPR Ahmad Sahroni dijarah, diikuti penggerudukan rumah Eko Patrio dan Uya Kuya di malam hari.

Di Surabaya, Gedung Negara Grahadi terbakar setelah massa menuntut pembebasan rekan mereka yang ditahan. Di Bali, gerbang Mapolda jebol dan kaca jendela pecah akibat lemparan batu. Polisi menggunakan water cannon untuk membubarkan massa, dan 22 orang ditangkap. Di Cirebon, massa menutup akses jalan utama menuju Jawa Tengah, menyebabkan kemacetan panjang. Di Mataram, bentrokan di depan DPRD memicu kepulan asap tebal yang terlihat dari jarak jauh.


Fenomena “kawan menjadi lawan” semakin nyata. Tokoh-tokoh publik yang sebelumnya mendukung pemerintah kini bersikap kritis. Organisasi sipil dan mahasiswa yang semula moderat bergabung dalam barisan demonstran, menyerukan audit terbuka dan reformasi sistemik.


Aparat keamanan berjaga di seluruh penjuru. Di Depok, Kwitang, dan Senen, aparat bersenjata lengkap dikerahkan. Jalan-jalan ditutup, lalu lintas lumpuh, dan kejar-kejaran antara massa dan polisi tak terhindarkan. Di beberapa titik, listrik padam dan suasana mencekam.


Di media sosial, tagar #NegaraGenting dan #TurunKeJalan menjadi trending nasional. Seruan untuk turun ke jalan menyebar cepat, memperlihatkan konsolidasi gerakan sipil yang semakin solid. Spanduk perlawanan dikibarkan, titik kumpul ditentukan, dan mobil komando mulai bergerak.


Situasi ini menunjukkan bahwa keresahan publik bukan lagi bersifat lokal, melainkan telah menjadi isu nasional. Jika tidak segera ditangani dengan transparan dan tegas, potensi krisis sosial dan politik yang lebih dalam tidak dapat dihindari.


Rakyat bergerak. Jalanan kembali menjadi panggung perlawanan. Di tengah kobaran api dan suara tuntutan, arah masa depan bangsa sedang dipertaruhkan. (AAH)