Sports

.
Showing posts with label Video dan Film. Show all posts
Showing posts with label Video dan Film. Show all posts

Wednesday, June 3, 2026

Gara‑gara Dapur, Dari Bintang ke Rompi Pink: Ironi Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya

FB News - Jakarta, Juni 2026 — Dua perwira tinggi yang dulu bersinar kini jadi sorotan publik bukan karena prestasi, melainkan karena kasus gizi. Letjen (Purn) Lodewyk Pusung, jenderal bintang tiga dari TNI, dan Irjen (Purn) Sony Sanjaya, jenderal bintang dua dari Polri, resmi ditangkap Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.


Puluhan tahun ditempa di medan perang dan jalanan, penuh bintang dan penghargaan, akhirnya berakhir dengan rompi tahanan berwarna pink. Dari komando pasukan ke komando dapur, dari strategi tempur ke strategi yayasan, perjalanan mereka jadi bahan obrolan satir di warung kopi.

Publik pun menyebutnya “ironi bintang jatuh.” Bintang tiga TNI dan bintang dua Polri yang dulu gagah di parade militer dan apel polisi, kini berbaris di Gedung Bundar Kejagung dengan rompi pink. Dari simbol ketangguhan berubah jadi simbol birokrasi yang rapuh.


Kasus ini menegaskan bahwa urusan gizi ternyata lebih “mematikan” daripada peluru atau patroli. Jika di medan perang dan jalanan mereka bisa bertahan, di meja birokrasi justru tumbang. Gara‑gara urusan dapur, bintang berjatuhan.


Kini sorotan beralih kepada penggantinya, Nanik S. Deyang, yang diharapkan mampu membawa arah baru bagi BGN. Sementara itu, ironi dua tokoh ini sudah cukup jadi bahan sindiran: “Kalau urusan dapur saja bikin jenderal dan jenderal polisi tumbang, apalagi urusan negara yang lebih besar.” (DDN)


Friday, May 22, 2026

Tiga Tahun Dana Desa Tak Cair, Warga Semerah Demo: Dinas PMD Kabupaten Kerinci Dinilai Gagal Menengahi

 

FB News - Kerinci – Ratusan warga Desa Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, menggelar aksi demonstrasi di kantor bupati. Aksi ini dipicu oleh fakta bahwa dana desa selama tiga tahun berturut-turut tidak cair. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan dan dianggap sebagai bukti nyata adanya masalah serius dalam tata kelola pemerintahan desa.  


Seorang advokat yang turut menyuarakan aspirasi warga menegaskan bahwa Dinas PMD Kabupaten Kerinci selaku atasan gagal menengahi persoalan ini. “Tiga tahun dana desa tidak cair, itu bukan hal kecil. Kalau tidak bisa dimediasi dengan baik, berarti ada kegagalan sistemik. Jangan main-main dengan hukum,” tegasnya.  


Lebih jauh, advokat tersebut menyoroti isu peleburan desa yang justru digoreng sebagai solusi. Menurutnya, langkah itu keliru. “Aparatur yang bermasalah harus dibubarkan dan diganti, bukan desa yang dilebur. Bodoh sekali kalau pembubaran desa dijadikan jalan keluar,” ujarnya.  


Dasar hukum pun jelas. UU Desa No. 6 Tahun 2014 mewajibkan pengelolaan dana desa secara transparan dan akuntabel. Bila dana desa ditahan atau disalahgunakan, dapat dijerat UU Tipikor Pasal 3 dan Pasal 8. Dugaan pemalsuan dokumen bisa dikenakan Pasal 263 KUHP, sementara penyalahgunaan wewenang dapat dijerat Pasal 421 KUHP. Aparatur desa maupun pejabat Dinas PMD berpotensi dicopot, bahkan dipidana bila terbukti menghambat pencairan dana desa.  


Aksi warga Semerah disebut sebagai lampu merah bagi aparatur daerah. Pemerintah desa diminta legowo, bila sudah tidak dipercaya rakyat, sebaiknya konsolidasi atau mundur dengan terhormat. “Kursi yang goyah diguncang rakyat bisa berubah menjadi situasi berbahaya yang mengancam stabilitas pemerintahan, karena Dinas PMD Kabupaten Kerinci dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah yang mestinya bisa selesai. Dan tentu saja, peluang jeratan hukum jadi lebar,” pungkas advokat tersebut.  (NN)







Thursday, April 16, 2026

Video : Kades Pakel Jadi Korban Pengeroyokan di Rumahnya, Lumajang Berduka

 

FB News - Lumajang – Tragedi mengguncang Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Kepala Desa Sampurno (45) menjadi korban pengeroyokan belasan orang di rumahnya sendiri pada Rabu, 15 April 2026. Insiden ini menimbulkan kehebohan besar di masyarakat dan kini menjadi sorotan aparat penegak hukum.  


Belasan orang datang menggunakan mobil dan motor, masuk ke rumah korban, dan suasana yang awalnya tampak biasa berubah menjadi tegang. Tanpa banyak kata, rombongan langsung melancarkan serangan brutal dengan pukulan dan senjata tajam. Korban mengalami luka serius di kepala, lengan, dan bahu, hingga harus dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk perawatan intensif.  


Polisi telah melakukan olah TKP dan menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Fokus penyelidikan adalah mengidentifikasi seluruh pelaku, menyingkap motif di balik aksi kekerasan, serta menjamin keamanan warga Desa Pakel.  


Warga setempat shock dan trauma. Rumah seorang Kades yang seharusnya menjadi simbol perlindungan justru berubah menjadi arena tragedi. Tokoh masyarakat mengingatkan bahwa konflik sosial sekecil apapun bisa meledak menjadi tragedi bila tidak segera diredam.  


Peristiwa ini bukan sekadar kriminal biasa, melainkan alarm keras bagi Lumajang. Rakyat menuntut keadilan, sementara polisi ditantang untuk membuktikan bahwa hukum benar-benar berpihak pada korban. Lumajang berduka, publik menunggu jawaban: siapa dalang di balik serangan sadis terhadap Kades Pakel?  (NN)



Saturday, April 11, 2026

Video Viral, Siswa SMP Tewas Saat Uji Coba Senjata Rakitan

 
FB News - Siak, Riau — Dunia pendidikan kembali dikejutkan oleh tragedi. Seorang siswa SMP Sains Tahfizh Islamic Center, Muhammad Aqil Arizal (15), meninggal dunia setelah senapan rakitan berbasis 3D printing yang ia peragakan dalam ujian praktik sains meledak, Rabu (8/4/2026) pagi.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30–10.30 WIB. Senapan rakitan yang dipamerkan korban tiba-tiba berasap lalu meledak, menimbulkan serpihan yang mengenai tubuhnya. Aqil sempat mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah dimakamkan di Suak Santai, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, pada hari yang sama.

Polres Siak segera melakukan olah TKP dan menyita senapan rakitan sebagai barang bukti. Pihak sekolah menghentikan ujian praktik setelah insiden ini. Video detik-detik ledakan yang beredar di media sosial memicu keprihatinan luas.

Tragedi ini menyoroti lemahnya pengawasan terhadap eksperimen berbahaya di sekolah. Kreativitas siswa memang harus didukung, tetapi tanpa standar keselamatan, inovasi bisa berubah menjadi ancaman. Pemerintah, sekolah, dan orang tua dituntut lebih waspada agar ruang belajar tetap aman bagi masa depan anak bangsa. (NN)



Thursday, February 19, 2026

Kebakaran Hebat, SMPN 2 Sungai Penuh, Walikota Turun Langsung ke Lokasi

 

FB News - Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Sungai Penuh pada Kamis pagi,  (19/2/26), sekitar pukul 09.00 WIB. Api pertama kali terlihat dari kantin sekolah yang terbuat dari material kayu. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan merambat ke ruang kelas di lantai dua. Kepanikan sempat terjadi di lingkungan sekitar sekolah, dengan warga bergegas datang untuk memastikan kondisi Sekolah.  


Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sungai Penuh bersama Satpol PP bergerak cepat dengan mengerahkan enam armada. Setelah berjuang keras, api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian. Meski demikian, enam ruang kelas dan kantin hangus terbakar. Jendela, atap, serta sejumlah fasilitas belajar rusak parah. Beruntung, saat kejadian siswa sedang libur awal Ramadan sehingga tidak ada korban jiwa. Hingga kini aparat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.  

Walikota Sungai Penuh langsung turun ke lokasi kebakaran untuk meninjau kondisi sekolah. Kehadiran Walikota di tengah warga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap musibah yang menimpa dunia pendidikan. Ia memberikan arahan agar proses pemulihan segera dilakukan, termasuk langkah darurat untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Pemerintah daerah berjanji akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat guna mempercepat perbaikan fasilitas yang rusak.  


Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana di lingkungan sekolah. Dukungan masyarakat, orang tua, dan pemerintah diharapkan mampu mempercepat pemulihan sehingga semangat belajar siswa SMPN 2 Sungai Penuh tetap terjaga.  (NN)











Thursday, November 20, 2025

Pengadilan Tinggi Jambi Cetak Rekor Layanan Kilat: 76 Advokat Disumpah, Berita Acara Terbit hanya kurang dari 2 Jam!

 


FB News
- Jambi, 20 November — Pengadilan Tinggi Jambi kembali mencatatkan sejarah. Sebanyak 76 advokat resmi disumpah dalam prosesi sakral penuh khidmat. Namun, sorotan utama bukan hanya pada jumlah advokat yang dilantik, melainkan pada layanan super kilat yang ditorehkan: Berita Acara Sumpah langsung terbit hanya dalam waktu kurang dari 2 jam setelah prosesi berlangsung.


Biasanya, di banyak pengadilan tinggi lain, penerbitan Berita Acara Sumpah membutuhkan waktu berhari-hari. Proses administrasi yang panjang sering kali menjadi kendala bagi advokat baru yang ingin segera melanjutkan langkah profesionalnya. Namun, Pengadilan Tinggi Jambi berhasil mematahkan kebiasaan lama dengan menghadirkan layanan yang cepat, efisien, dan berintegritas.

Apresiasi pun datang dari para advokat yang merasakan langsung manfaatnya. Halida Zia menyampaikan:  

"Pelayanan ini sangat membantu kami dalam memperoleh Berita Acara Sumpah serta legalisirnya. Kami yang tinggal jauh dari lokasi pelantikan merasa sangat terbantu dengan inovasi cepat seperti ini."  


Sementara itu, Yan Salam, advokat asal Kabupaten Kerinci, menambahkan:  

"Inovasi layanan cepat ini sangat memudahkan kami. Proses administrasi menjadi jelas, ringkas, dan tidak memakan waktu lama. Kami sangat mengapresiasi."  


Dengan capaian ini, Pengadilan Tinggi Jambi tidak hanya melantik advokat, tetapi juga menegaskan diri sebagai pelopor layanan prima yang melampaui standar umum, sekaligus menjadi teladan nasional dalam menghadirkan pelayanan peradilan modern. (ZKP)