Sports

.

Wednesday, November 12, 2025

Pengadilan Tinggi Jambi Gelar Verifikasi Berkas Calon Advokat Jelang Sumpah 20 November 2025


FB News
- Jambi – Kepaniteraan Hukum Pengadilan Tinggi Jambi melaksanakan verifikasi berkas calon advokat pada Rabu (12/11/2025) sebagai tahapan wajib sebelum prosesi sumpah advokat yang dijadwalkan Kamis, 20 November 2025.  


Sebanyak 74 calon advokat dari naungan PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Proses verifikasi dipimpin oleh Panitera Muda Hukum PT Jambi, Risa Fitriyani, S.H., bersama tim dari Kepaniteraan Hukum.  

Verifikasi bertujuan memastikan kelengkapan administrasi dan keabsahan dokumen, sehingga calon advokat yang akan diambil sumpah benar-benar memenuhi syarat formil dan materil sesuai ketentuan hukum. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, meski masih ditemukan beberapa kekurangan administratif yang segera diminta untuk dilengkapi.  


Di tengah rangkaian verifikasi, muncul kabar duka: salah satu peserta atas nama Indy Zhafira, S.H., M.H. berasal dari Tebo meninggal dunia karena sakit, sehingga tidak dapat melanjutkan prosesi sumpah advokat.  

Ketua PERADI Jambi, Dr. Muhammad Syahlan Samosir, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa:  

 “Kami keluarga besar PERADI Jambi turut berduka cita atas meninggalnya saudari Indy Zhafira. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.”  


Seluruh calon peserta yang hadir dalam verifikasi juga menyampaikan rasa duka dan kehilangan atas berpulangnya rekan mereka.  


Dengan selesainya verifikasi berkas, seluruh calon advokat yang memenuhi syarat akan mengikuti prosesi sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Jambi pada Kamis, 20 November 2025. Agenda ini menjadi momentum penting bagi lahirnya advokat baru yang diharapkan menjaga profesionalitas dan integritas dalam penegakan hukum di Provinsi Jambi.  (Red)






Monday, November 10, 2025

Video : Baju Robek dan Lusuh Jadi Tren Fashion Mewah, Harga Tembus Belasan Juta

 

FB News -  10 November 2025 — Dunia fashion kembali membuat publik geleng kepala. Setelah Balenciaga sukses menjual habis jaket “Destroyed” seharga belasan juta rupiah, kini muncul tren yang lebih absurd: baju robek, lusuh, bahkan yang biasa ditemukan di tong sampah atau sudah jadi lap lantai dijadikan inspirasi koleksi pakaian kelas atas.  


Pakaian yang jelas-jelas tidak layak pakai — penuh sobekan, kusut, dan noda permanen — kini dipajang di butik mewah dengan label “street authenticity.” Ironisnya, busana yang sehari-hari hanya pantas jadi kain pel lantai dijual dengan harga fantastis. Kaos lusuh dengan noda misterius dilepas Rp5 juta, celana robek tiga bagian Rp8 juta, dan jaket belel edisi terbatas mencapai Rp15 juta.  


Fenomena ini langsung viral di media sosial. Selebriti dan influencer kaya raya berpose dengan gaya “lusuh chic,” lengkap dengan pakaian robek yang sengaja dibuat tampak tidak layak pakai. Mereka menulis caption seperti “This is freedom. This is authenticity.” Publik pun terbelah: ada yang menyebutnya seni avant-garde, ada pula yang menilai ini sekadar parodi kemiskinan yang dijual mahal.  


Tren ini menegaskan absurditas fashion kontemporer. Dunia mode kerap mengambil inspirasi dari penderitaan atau keterbatasan, lalu menjualnya kembali dengan harga selangit. Orang-orang yang benar-benar hidup dengan pakaian lusuh tetap berjuang di jalanan, sementara gaya mereka dijadikan tren oleh orang kaya yang mencari sensasi. (Red) 







Sunday, November 9, 2025

Hati‑Hati, Marak Penculikan Anak! Balita Bilqis Diculik Saat Bermain di Makassar, Enam Hari Kemudian Ditemukan Selamat di Merangin Jambi

 

FB News - Makassar dan Jambi digemparkan oleh kasus penculikan anak lintas provinsi. Balita bernama Bilqis Ramadhany (4) dilaporkan hilang pada Minggu (2/11/2025) saat bermain di Taman Pakui Sayang, Makassar. Enam hari kemudian, Sabtu (8/11/2025), Bilqis ditemukan selamat di Kabupaten Merangin, Jambi. Penemuan ini memicu kehebohan besar karena korban dibawa ribuan kilometer dari lokasi awal.  


Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi menyebut ada tiga pelaku yang membawa Bilqis hingga ke Jambi. Mereka ditangkap di Merangin setelah aparat menelusuri jejak perjalanan korban. Dari pemeriksaan awal, para pelaku berencana menjual Bilqis dengan harga puluhan juta rupiah. Polisi menegaskan kasus ini murni kejahatan penculikan dengan motif ekonomi.  

Bilqis hilang ketika ayahnya sedang berolahraga tenis di taman. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perempuan membawa korban menjauh. Setelah pencarian intensif, tim gabungan Polda Jambi, Polrestabes Makassar, dan Polres Merangin berhasil menemukan Bilqis di permukiman Suku Anak Dalam, Tabir Selatan, Merangin. Saat ditemukan, ia dalam kondisi sehat namun mengalami trauma setelah enam hari bersama pelaku.  


Kasus ini menimbulkan kehebohan luar biasa. Warga Makassar dan Jambi menyebut peristiwa ini sebagai bukti nyata keberanian sindikat penculikan anak lintas provinsi. Media sosial dipenuhi dukungan untuk keluarga Bilqis dan desakan agar pelaku dijatuhi hukuman berat. Aktivis perlindungan anak menegaskan perlunya sistem peringatan dini dan edukasi masyarakat agar kasus serupa tidak terulang.  

Polisi mengingatkan masyarakat untuk lebih hati‑hati di tengah maraknya kasus penculikan anak. Orang tua diminta lebih ketat mengawasi anak di ruang publik. Anak perlu diajarkan menolak ajakan orang asing, dan warga diminta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Aparat menekankan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya keluarga, tetapi juga masyarakat luas.  


Kasus Bilqis menjadi peringatan keras bahwa penculikan anak adalah ancaman nyata lintas daerah. Penemuan di Merangin menegaskan pentingnya solidaritas warga dan respons cepat aparat agar tidak ada lagi korban berikutnya. (NN)









Tuesday, October 28, 2025

Rakyat Merangin Kecewa: Polemik Dapur MBG Dinilai Sarat Ego Pejabat, Minim Solusi Nyata

 

FB News - MERANGIN, 28 Oktober 2025 — Ketegangan antara Anggota DPD RI Elviana dan Wakil Ketua DPRD Merangin Tri Herman Ependi terkait dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, memantik reaksi keras dari masyarakat. Di tengah riuhnya pernyataan politik dan sindiran terbuka, warga justru merasa terpinggirkan dari isu yang menyangkut langsung kehidupan mereka.


Konflik bermula dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Tri Herman ke dapur MBG, yang disebut menimbulkan asap dan lalu lintas kendaraan pengangkut logistik di kawasan perumahan subsidi . Elviana membalas lewat unggahan media sosial dengan kutipan: “Jika Anda tidak terlalu bersih, tidak usah merepotkan orang lain.” Kalimat itu viral dan memicu perdebatan di ruang publik.

Namun bagi warga sekitar kawasan dapur, polemik ini lebih menyerupai panggung adu kata antar pejabat daripada upaya menyelesaikan persoalan di lapangan.


“Kami ini bukan penonton politik. Kami orang dekat kawasan dapur itu. Kami yang kena asap, kami yang lihat kendaraan-kendaraan keluar masuk tiap hari. Kalau niatnya sosial, kenapa tidak dijelaskan sejak awal? Kalau ada masalah, kenapa saling serang di media?” ujar seorang warga Sungai Ulak.


Program MBG disebut sebagai inisiatif sosial pribadi yang dikelola oleh Yayasan Panji Bangun Negeri, tanpa dana pemerintah. Elviana menyatakan bahwa pembangunan dapur telah sesuai prosedur dan telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Namun warga tetap mempertanyakan transparansi dan dampak lingkungan dari aktivitas dapur tersebut.


Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Merangin sebelumnya telah meminta Pemkab meninjau ulang lokasi dapur MBG, namun hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah. Diamnya Pemkab dinilai memperburuk situasi dan memperbesar ruang konflik antar tokoh.


“Kalau dapur itu untuk anak-anak, bagus. Tapi jangan sampai anak-anak makan, orang sekitar batuk-batuk. Jangan sampai niat baik jadi gaduh karena ego pejabat,” ujar tokoh pemuda Merangin yang tidak mau disebutkan namanya.


Di media sosial dan forum warga, kritik satir bermunculan. Warga menyindir bahwa asap dapur kini menjadi simbol panasnya debat politik, sementara kebutuhan dasar masyarakat justru diabaikan.


“Pejabatnya ribut, pemerintahnya diam, rakyatnya bingung. Ini dapur atau drama?” tulis salah satu komentar yang viral di grup komunitas lokal.


Rakyat Merangin menuntut kejelasan, bukan konflik. Mereka berharap agar pejabat publik mengedepankan transparansi, membuka data, dan menyelesaikan persoalan melalui mekanisme resmi. Jika ada pelanggaran, tempuh jalur hukum. Jika ingin membela diri, lakukan dengan etika dan tanggung jawab. Demokrasi lokal harus berpihak pada rakyat, bukan pada ego antar elite. (NN)









Monday, October 13, 2025

Nomor HP yang Tak Pernah Berganti: Bukti Psikologis, Sosiologis, dan Profesional Bahwa Ia Layak Dipercaya

 

FB News - Dalam dunia profesional dan publik, kepercayaan tidak dibangun dari kata-kata manis, melainkan dari integritas yang bisa diverifikasi. Salah satu indikator paling konkret dan mudah dikenali? Nomor HP yang tidak pernah berganti, dan tetap digunakan untuk berkomunikasi dengan publik secara terbuka dan responsif.


Nomor Lama, Komunikasi Nyata

Seseorang yang mempertahankan satu nomor HP selama 8–10 tahun, lalu tetap melayani publik melalui nomor itu, menunjukkan bahwa dia:

- Tidak menyembunyikan diri  

- Tidak memutus akses sosial  

- Tidak takut dikritik atau dimintai pertanggungjawaban


Nomor itu bukan sekadar alat komunikasi, tapi simbol keterbukaan dan integritas sosial. Ia menjawab pesan, menerima panggilan, dan tetap hadir bahkan saat konflik muncul. Ia tidak pernah berkata “maaf saya sudah ganti nomor” atau “DM saja dulu.” Ia hadir, menjawab, dan bertanggung jawab.

Sebaliknya, orang yang sering gonta-ganti nomor HP adalah orang yang terindikasi bermasalah—secara sosial, profesional, atau psikologis—dan tidak layak dipercaya penuh. Ia membangun jarak, menghindari jejak, dan memutus kontinuitas relasi. Dalam dunia yang menuntut akuntabilitas, pola seperti ini bukan hanya tidak profesional—ia adalah sinyal bahaya.


Di Negara Maju, Integritas Dimulai dari Nomor HP. Sebab di negara-negara maju, di mana pendidikan tinggi, literasi digital, dan kecerdasan sosial menjadi standar umum—nomor HP bukan sekadar alat teknis. Ia adalah indikator awal yang tidak bisa ditawar untuk menilai apakah seseorang:

- Layak dipercaya  

- Siap diajak kerja sama  

- Memiliki integritas sosial yang stabil


Orang yang sulit dihubungi, sering berganti nomor, atau membangun jarak komunikasi dianggap tidak siap secara sosial maupun profesional. Sebaliknya, mereka yang mempertahankan nomor lama dan tetap responsif menunjukkan bahwa mereka siap diverifikasi, siap dimintai pertanggungjawaban, dan siap hadir dalam relasi jangka panjang.


Menurut Psikolog, komunikasi Dr. Jordan Peterson menegaskan:

 “Konsistensi dalam komunikasi adalah fondasi kepercayaan. Jika seseorang mengganti nomor setiap kali ada tekanan, itu bukan tanda kedewasaan—itu tanda penghindaran.”


Dalam psikologi sosial, integritas bukan soal niat baik, tapi soal pola perilaku yang stabil dan dapat diprediksi. Orang yang mempertahankan nomor HP lama dan tetap responsif menunjukkan bahwa ia siap hadir, siap mendengar, dan siap bertanggung jawab.


Menurut Sosiolog Prof. Sherry Turkle dari MIT menyatakan:

 “Nomor yang tetap dan bisa diakses adalah bentuk kehadiran sosial yang nyata. Ia menunjukkan bahwa seseorang tidak membangun jarak palsu dan siap hadir dalam relasi yang bertanggung jawab.”


Dalam konsep continuity of social access, integritas sosial berarti tidak menghilang saat dibutuhkan. Orang yang menjaga nomor HP tetap selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa ia tidak bermasalah secara sosial, tidak punya pola menghindar, dan tidak membangun ilusi eksklusivitas.


Menurut Pengusaha

Dalam dunia bisnis berstandar tinggi, nomor HP adalah indikator awal integritas yang tidak bisa ditawar. Pengusaha besar tidak menilai seseorang dari citra, jabatan, atau presentasi—mereka melihat apakah orang itu bisa dihubungi langsung, lewat nomor yang konsisten.


Bill Gates menyatakan:  

 “Kalau Anda tidak bisa dihubungi, Anda tidak bisa dipercaya. Nomor HP yang tetap adalah bentuk komitmen terhadap keterbukaan.”


Richard Branson menegaskan:  

 “Saya selalu menjaga agar orang bisa menghubungi saya, bahkan lewat nomor pribadi. Kalau Anda ganti nomor tiap konflik, itu bukan profesionalisme.”


Mark Cuban menambahkan:  

 “Kalau saya tidak bisa menghubungi seseorang langsung lewat nomor yang sama, saya tidak akan berbisnis dengannya.”


Nomor HP yang tetap selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa seseorang tidak membangun jarak palsu, tidak bermain citra, dan tidak lari dari tanggung jawab. Ia siap dihubungi, siap diverifikasi, dan siap hadir kapan pun dibutuhkan.


Psikolog, sosiolog, dan pengusaha sepakat: orang yang mempertahankan nomor HP lama, tetap melayani publik, dan mudah dihubungi adalah sosok yang memiliki integritas nyata—bukan hanya citra.


Ia tidak lari, tidak sembunyi, dan tidak membangun jarak palsu. Dan dalam dunia profesional berstandar tinggi, integritas dimulai dari hal paling sederhana: nomor HP yang tetap, bisa diakses, dan siap menjawab.


Bila ia mudah dihubungi dan cepat merespons, maka ia bukan hanya layak dipercaya—ia layak dipertahankan. (Red)



Thursday, October 9, 2025

Video Kakek-Kakek Semakin di Depan: Mbah Tarman Sukses Menikahi Gadis Muda dengan Mahar Cek Palsu Rp3 Miliar

 

FB News - Pacitan, Jawa Timur — Pernikahan antara Mbah Tarman (74) dan Sheila Arika (24) yang sempat viral karena mahar senilai Rp3 miliar kini berubah menjadi kasus dugaan penipuan. Cek yang dijadikan mas kawin ternyata tidak memiliki dana, dan Mbah Tarman dilaporkan kabur membawa sepeda motor milik keluarga pengantin wanita.


Pernikahan yang awalnya disebut sebagai “cinta lintas generasi” kini lebih dikenal sebagai “penipuan lintas usia.” Warga menyebutnya sebagai pernikahan tercepat berubah status: dari viral ke visum.


Mahar Fantastis, Saldo Fantasi


Dalam prosesi ijab kabul yang disiarkan di media sosial, Mbah Tarman menyerahkan seperangkat alat salat dan selembar cek berlogo bank sebagai mahar. Namun, saat keluarga Sheila mencoba mencairkan cek tersebut, pihak bank menyatakan tidak ada dana yang tersedia.


“Ceknya memang ada, dari BCA, tiga miliar rill sebagai mas kawin. Tapi uangnya nggak ada,” ujar salah satu kerabat Sheila.  

Ceknya berlogo bank, tapi isinya lebih mirip janji kampanye: ramai di awal, hilang saat ditagih.


Kabur Bawa Motor, Bukan Mahar


Setelah kebohongan terungkap, Mbah Tarman dilaporkan meninggalkan rumah keluarga Sheila dan membawa sepeda motor milik mempelai wanita. Mobil mewah yang digunakan saat resepsi, seperti Toyota Camry dan Avanza, ternyata hanya mobil sewaan. Sumber menyebutkan bahwa seluruh biaya pesta ditanggung oleh pihak Sheila.


Warga menyebut ini sebagai “resepsi subsidi silang”—yang bayar bukan yang menikah, yang kabur malah bawa kendaraan.


Potensi Jerat Hukum


Jika terbukti bahwa Mbah Tarman sengaja memberikan cek palsu sebagai mahar untuk memperdaya Sheila dan keluarganya, maka ia dapat dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Fakta bahwa ia juga membawa kabur barang milik korban dapat memperkuat unsur pidana.


Publik pun bertanya-tanya: apakah penjara punya fasilitas lansia dan ruang khusus untuk mantan pengantin viral?


Peringatan yang Diabaikan


Kerabat dan tetangga Sheila mengaku telah memberikan peringatan sebelum pernikahan berlangsung.  

“Semuanya sudah mengingatkan, sedulur-sedulur, tetangga-tetangga. Cuma beliaunya tidak menggubris,” kata salah satu kerabat dalam siaran langsung TikTok.


Cinta memang buta, tapi saldo itu transparan. Sayangnya, Sheila lebih percaya pada logo bank daripada logika.


Kesimpulan: Di era digital, kakek-kakek bukan hanya di barisan depan senam lansia, tapi juga di barisan depan penipuan mahar. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi dokumen dan latar belakang sebelum menerima janji manis dalam bentuk cek. Karena cinta sejati itu bukan soal nominal, tapi soal bisa dicairkan atau tidak. (AAH)






Thursday, October 2, 2025

Perampokan Brutal di Talang Bakung, Jambi: IRT Tewas, Mobil Pajero Raib

 

FB News - Jambi, 2 Oktober 2025 — Seorang ibu rumah tangga bernama Nindia Novrin (38) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, RT 22 Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan diduga kuat merupakan aksi perampokan disertai kekerasan.


Korban pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangga, Aslamah (45), yang curiga mendengar suara erangan dari dalam kamar. Pintu kamar terkunci dengan tali gorden, dan saat berhasil dibuka bersama warga dan Ketua RT, korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka parah di tangan, wajah lebam, dan pendarahan di kepala belakang. Korban sempat dilarikan ke RS Siloam Jambi namun dinyatakan meninggal dunia.

Barang-barang yang dilaporkan hilang antara lain:

- Mobil Mitsubishi Pajero Sport putih dengan nomor polisi AD 77 RA

- Dua unit iPhone

- Satu unit ponsel lainnya


Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Tim Inafis dan Unit Reskrim Polresta Jambi tengah memburu pelaku yang diduga masuk ke rumah korban saat dini hari.


Korban diketahui hendak menjual mobil dan sedang tinggal seorang diri. Motif perampokan diduga berkaitan dengan transaksi kendaraan, namun penyelidikan masih berlangsung. (AAH)